Home / Tempat Wisata / Air Mancur Monas Kembali Menari

Air Mancur Monas Kembali Menari

Keindahan Air Mancur Monas
Air Mancur Monas Kembali Menari
Rate me? =)

Air Mancur Monas – Siapa yang tidak kenal dengan Monas? Tugu dengan tinggi 132 meter yang merupakan ikon kota Jakarta ini dibangun untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan colonial Hindia Belanda. Mulai dibangun sejak 17 Agustus 1961 ketika pemerintahan presiden Soekarno, Monas secara resmi dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB, dan tutup setiap hari Senin pada pekan terakhir setiap bulannya, Monas telah menjadi salah satu tempat yang menjadi tujuan utama bagi wisatawan baik lokal ataupun manca negara.

Tak hanya menarik pengungjung karena tingginya Monas dan makna dibalik pembangunannya, Tugu yang berada di tengah Lapangan Medan Merdeka, Jakarta Pusat ini ternyata memiliki segudang pesona lainnya. Mulai dari mahkota lidah api yang dimilikinya, hingga air mancur yang menari indah mengelilingi Monas.

Sebagai informasi, air mancur Monas sudah diresmikan sejak tahun 2005 saat Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh Sutiyoso. Namun air mancur tersebut rusak pada 2009 dan kolam di sekitarnya tak lagi terawat. Mulai dari lumut yang menebal di dinding-dinding kolam, anak-anak yang berenang ‘gratis’ hingga dijadikan tempat pemancingan oleh sebagian besar orang. Perilaku itu bukannya mengesankan, malah terkesan meremehkan dan menggangu pemandangan indah kota Jakarta.

Air Mancur Monas
Sumber: parliamentmagazine

Atas dasar kekhawatiran karena melihat kondiri air mancur yang kian memburuk, menurut pengakuan Kepala UPT Monas Sabdo Kristianto, para pekerja harian lepas (PHL) di Monas kemudian berinisiatif untuk mulai membersihkan lumut-lumut tebal di tengah kotor dan baunya air kolam serta menemukan penyebab dari kerusakan air mancur. Hal-hal tersebut kemudian dilaporkan kepada Gubernur yang menjabat kala itu, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok dan wakilnya Djarot Saiful Hidayat.

Perbaikan air mancur Monas yang membutuhkan dana yang tidak sedikit diikuti dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI yang juga terbatas, tidak memungkinkan untuk mendanai perbaikan air mancur. Pihak UPT Monas juga telah berupaya mencari dana melalui corporate social responsibility (CSR), namun tak kunjung di dapat.

Selamat menikmati Monas. Monas-ku, Monas-mu, Monas kita semua – Djarot Saiful Hidayat

Meski menemui jalan buntu, nampaknya keinginan yang kuat untuk mengembalikan indahnya air mancur yang menari megah tidak dapat begitu saja hilang. Menurut Sabdo, Gubernur kala itu yang akrab disapa Ahok telah secara pribadi menyumbang Rp.200 juta yang diberikan dalam bentuk barang untuk perbaikan sang air mancur. Selain itu, sumbangan lainnya juga datang dari Addie MS yang menyumbangkan aransemen lagu untuk mengiringi indahnya gerakan si air mancur. Adapula sumbangan dari teman Sabdo yang berupa sound system. Sabdo secara terang-terangan menjelaskan bahwa kembalinya air mancur menari ini merupakan hasil dari patungan mulai dari barang, gagasan hingga kerja keras para PHL Monas.

Dengan bantuan dari berbagai pihak, pada akhirnya air mancur menari di Monas telah kembali diresimkan oleh Gubernur DKI Jakarta saat ini Djarot Saiful Hidayat pada Sabtu (12/8/2017) malam. Peresmian itu pun ditandai dengan ditekannya tombol oleh Djarot yang disertai dengan lantunan instrumental Tanah Airku karya Ibu Sud yang dengan indah mengiringi tarian air mancur pertama setelah delapan tahun.

Peresmian Air Mancur Monas
Sumber : Poskota News

Dalam satu hari nantinya akan ada dua sesi pertunjukkan yang berlangsung selama 20-30 menit. Pertunjukkan pertama akan dimulai pada pukul 19.30 dan pertunjukkan kedua pada pukul 20.30 dan memainkan 5-6 lagu per sesinya. Air mancur Monas saat ini telah dibuka untuk umum sehingga dapat dinikmati oleh siapa saja setiap hari sabtu dan minggu malam. Setiap sesinya akan diiringi oleh lantunan lagu-lagu nasional atau lagu daerah. Dilengkapi dengan lampu warna-warni dan teknologi screenwriter, yang ditembakkan laser, air mancur menari ini juga mampu menampilkan video pelangi dan tulisan lagu yang mengiringinya.

Air Mancur Monas Kembali Menari
Sumber : Koran Nasional

Perpaduan antara merdunya lantunan lagu nasional dan daerah bersama air mancur yang menari ini diharapkan Djarot bisa menjadi sarana hiburan bagi warga Jakarta. Ahok pun turut menyampaikan “Mohon dijaga baik-baik Monas Fountain ini, terutama kebersihan dan ketertibannya. Semoga tidak ada yang kesasar untuk sampai di lokasi fountain,” tulis @timbtp di akun Instagram Ahok.

Sudah melihat keindahan air mancur Monas? Semoga air mancur ini bisa membawa Monas semakin dikenal dunia dan menjadi daya tarik wisata di Jakarta.

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *