Home / Tips & Trick / 33 Daftar Negara yang Sudah Buka Untuk Turis Indonesia

33 Daftar Negara yang Sudah Buka Untuk Turis Indonesia

Daftar Negara Yang Sudah Dibuka Untuk Turis Indonesia
33 Daftar Negara yang Sudah Buka Untuk Turis Indonesia
Rate me? =)

Liburan tengah tahun sebentar lagi. Dan kondisi pandemi di berbagai negara sudah mulai melandai. Ada banyak negara yang sudah mulai membuka diri untuk kunjungan wisatawan mancanegara. Bahkan beberapa negara sudah dibuka untuk warga negara Indonesia. Bahkan ada beberapa negara yang bisa kunjungi tanpa perlu karantina lho.

Daftar Negara Yang Sudah Dibuka Untuk Turis Indonesia

Bersiap untuk liburan ke luar negeri? Berikut adalah daftar negara yang sudah dibuka untuk turis Indonesia.

Nama NegaraKarantinaVaksinVisaTes Covid-19
Amerika SerikatBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
AustriaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
AustraliaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
BelandaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
BelgiaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
FinlandiaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
InggrisBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
ItaliaBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
MaldivesBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
PrancisBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
SingapuraVaccinated Travel Lane2 DosisVaccinated Travel PassDiperlukan
SpanyolBebas Karantina2 DosisButuh VisaTidak Perlu
SwissBebas Karantina2 DosisButuh VisaTidak Perlu
ThailandBebas Karantina2 DosisThailand PassDiperlukan
TurkiBebas Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
Uni Emirat ArabBebas Karantina2 DosisButuh VisaTidak Perlu
Vietnam1 Hari2 DosisBebas VisaDiperlukan
FilipinaButuh Karantina2 DosisBebas VisaDiperlukan
IslandiaButuh Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
JermanButuh Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
KambojaButuh Karantina2 DosisBebas VisaDiperlukan
KanadaButuh Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan
LaosButuh Karantina2 DosisBebas VisaDiperlukan
Sri LankaButuh Karantina2 DosisBebas VisaDiperlukan
QatarButuh Karantina2 DosisButuh VisaDiperlukan

Daftar Negara Bebas Karantina

Per tanggal 16 Maret 2022, bahkan ada beberapa negara yang bisa wisatawan Indonesia kunjungi tanpa perlu karantia lho. Berikut daftarnya!

1. Maldives

  • Membawa sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa sudah divaksinasi lengkap dengan AstraZeneca (Vaxzevria atau SK Bioscience Co Ltd. dari Korea), Covishield, Janssen, Moderna, Pfizer-BioNTech, Sinopharm atau Sputnik V setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
    Penumpang dapat menjalani pemeriksaan medis.
  • Penumpang harus melengkapi “Traveller Health Declaration” 24 jam sebelum kedatangan.
  • Turis yang divaksinasi dapat check-in ke wisma turis mana pun, sementara turis yang tidak divaksinasi hanya diperbolehkan memasuki wisma di pulau-pulau yang telah memenuhi beberapa persyaratan.
  • Visa on Arrival tidak tersedia.

2. Singapore

  • Mulai 1 Februari 2022, hanya penumpang yang sudah menerima vaksinasi lengkap (dua dosis) yang diizinkan memasuki Singapore.
  • Kebijakan Vaccination-Differentiated Safe Management Measures (VDS) akan berlaku bagi semua wisatawan yang menginap di hotel, hostel, dan serviced apartment.
  • Penumpang Indonesia diizinkan masuk ke Singapore dengan Vaccinated Travel Lane (VTLs) dan akan dibuka aplikasi Vaccinated Travel Pass (VTP) untuk pengunjung jangka pendek dan pemegang jangka panjang. Prosedur VTL dan infografis VTL.
    • Untuk program perjalanan Non-VTL – penumpang Indonesia harus mengikuti peraturan masuk Kategori II.
  • Hanya Warga Negara dan Penduduk Permanen Singapore yang dapat melakukan perjalanan dari Indonesia ke Singapore melalui Returning SC/ PR Lane.
  • Pemegang Pass Jangka Panjang dapat mengajukan permohonan masuk ke Singapore melalui Work Pass Holder Lane, Periodic Commuting Arrangement atau the Student’s Pass Holder Lane.
  • Anggota keluarga Warga Negara dan Penduduk Permanen Singapore juga dapat mengajukan permohonan masuk ke Singapore melalui SC/PR Familial Ties Lane.
  • Semua penumpang yang memasuki Singapore (termasuk Indonesia) di bawah Vaccinated Travel Lanes (VTL) dengan penerbangan VTL yang ditentukan.
  • Supervised self-swab (SSS) Antigen Rapid Test (ART) yang dilakukan dalam waktu 1×24 jam sejak masuk ke Singapore.
  • Penumpang wajib menunjukkan hasil negatif COVID-19 menggunakan tes PCR atau Rapid Antigen yang diambil paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan ke Singapore. Persyaratan ini tidak berlaku bagi penumpang di bawah 3 tahun.
    • Tes PCR harus dilakukan di kliniklaboratorium, atau fasilitas kesehatan yang diakui (daftar dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan).
    • Untuk mempermudah proses check-in, pastikan tempat tes mampu menyediakan hasil tes dengan kode QR.
    • Tes harus mencantumkan tanggal tes dilakukan, nama, nomor paspor, tanggal lahir, NIK dan kewarganegaraan wisatawan sebagaimana tercantum dalam paspor.
  • Semua penumpang wajib menjalani tes PCR COVID-19 pada saat kedatangan. Pendaftaran dan pembayaran untuk tes COVID-19 pada saat kedatangan harus diselesaikan sebelum keberangkatan ke Singapura.
  • Penumpang yang pernah berada di Indonesia dalam 21 hari terakhir juga akan menjalani tes Rapid Antigen COVID-19 pada saat kedatangan.
  • Penumpang harus menyerahkan pernyataan kesehatan sebelum kedatangan melalui aplikasi atau layanan elektronik SG Arrival Card (SGAC). Ini tidak berlaku untuk penumpang transit.

3. Thailand

  • Thailand melanjutkan skema TEST & GO, membuka kembali Pattaya dan Ko Chang Sandbox mulai 1 Februari 2022.
  • Warga negara Indonesia diperbolehkan berkunjung ke Thailand selama:
    • Maksimal 45 hari untuk pemegang paspor biasa.
    • Maksimal 30 hari untuk pemegang paspor diplomatik dan paspor yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri.
  • Penumpang harus memiliki surat keterangan kesehatan dengan hasil tes RT-PCR COVID-19 negatif yang diterbitkan paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan. Sertifikasi harus dalam bahasa Inggris.
  • Penumpang wajib registrasi di Thailand Pass.
  • Penumpang harus memiliki asuransi untuk menutupi biaya pengobatan di Thailand dengan biaya pertanggungan minimal USD 20.000.
  • Penumpang harus memiliki Certificate of Entry (COE) yang dikeluarkan oleh Royal Thai Embassy atau kode QR Thailand Pass yang diperoleh di laman ini.
  • Sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksinasi lengkap dengan:
    • AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Janssen, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm, Sinovac atau Sputnik V setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.
    • Jika bepergian di bawah skema Program Sandbox, Medigen (MVC-COV1901) dan Sputnik Light juga diterima.
      • Tidak berlaku untuk penumpang yang transit tanpa turun dari pesawat.
  • Bukti pembayaran dimuka untuk 1 malam akomodasi di hotel yang disetujui pemerintah, seperti SHA Extra Plus (SHA++) pada Hari ke-1, yang juga harus mencakup biaya untuk 1 tes RT-PCR pada Hari 1 dan 1 Antigen Self-Test Kit (ATK) pada Hari ke-5.
  • Download aplikasi ThailandPlus dan daftar dengan menggunakan nomor COE dan kode referensi.
  • Penumpang yang bepergian dengan program Sandbox Bangkok (BKK), Chiang Mai (CNX), Don Mueang (DMK), Na Thon (Ko Samui (USM)), Phuket (HKT) atau Utapao (UTP) harus memiliki:
    • tiket pulang-pergi untuk penerbangan yang berangkat dari Phuket ke negara lain dalam 14 hari.
    • bukti pembayaran akomodasi Samui Extra+ dan Safety and Health Administration (SHA+) selama masa inap yang dimaksud; dan
    • bukti pembayaran tes COVID-19 di Ko Samui.
  • Periksa dengan maskapai penerbangan mengenai dokumen tambahan yang diperlukan yang mungkin diperlukan yang mungkin berbeda sesuai dengan kebijakan maskapai penerbangan dan bandara transit.
  • Penumpang yang tiba di Thailand dengan skema Test and Go dan Sandbox harus menjalani tes COVID-19 kedua dengan RT-PCR setibanya di Thailand.
  • Pembebasan dari Karantina TEST & GO termasuk penumpang Indonesia.
  • Mulai 11 Januari 2022, penumpang dapat melakukan perjalanan ke Thailand di bawah program Sandbox, dan dapat memilih untuk menjalani wajib menginap 7 hari di Krabi, Phang-Na, Phuket, atau Surat Thani (hanya Ko Samui, Ko Pha-ngan, dan Ko Tao).

4. Belanda

  • Penumpang harus menunjukkan sertifikat vaksin lengkap, dengan ketentuan:
    • Penumpang yang divaksinasi dengan AstraZeneca (SK Bioscience), AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Covovax, Moderna (Spikevax), Nuvaxovid (Novavax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm atau Sinovac setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
    • Penumpang yang divaksin dengan Janssen setidaknya dilakukan 28 hari sebelum kedatangan.
  • Penumpang berusia 12 tahun ke atas harus menyertakan hasil tes negatif COVID-19 LAMP, MPOCT, NAAT, PCR, RT-PCR dan TMA paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan, atau antigen maksimal 24 jam sebelum keberangkatan.
  • Penumpang berusia 13 tahun ke atas harus melengkapi “Formulir Pernyataan Kesehatan” yang ditunjukkan sebelum boarding.

5. Belgia

  • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 (termasuk Indonesia di bawah daftar hijau) yang menunjukkan telah divaksinasi lengkap setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.
    • Vaksin yang diterima adalah: AstraZeneca (Vaxzevria), Janssen, Moderna (Spikevax) dan Pfizer-BioNTech (Comirnaty).
  • Surat keterangan medis dengan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diambil maksimal 3×24 jam atau tes Antigen COVID-19 negatif yang diambil paling lambat 1×24 jam sebelum keberangkatan.
    • Hasil tes harus dalam bahasa Belanda, Inggris, Prancis, atau Jerman.
    • Aturan ini tidak berlaku untuk penduduk Belgia dan penumpang berusia di bawah 12 tahun.
  •  Passenger Location Form yang sudah diisi harus diserahkan secara online paling lambat 6 bulan sebelum kedatangan.
  • Penumpang harus memiliki Essential Travel Certificate yang dikeluarkan oleh Belgia atau ‘note verbale’ yang menyatakan bahwa negara tujuan mengizinkan mereka untuk masuk.
  • Penumpang harus menjalani pemeriksaan medis saat kedatangan di bandara,
  • Penumpang tidak perlu melakukan karantina setibanya di Belgia.

6. Finlandia

  • Membawa surat keterangan medis Rapid Antigen COVID-19 negatif atau hasil tes PCR yang dikeluarkan paling lambat 2×24 jam sebelum kedatangan dalam bahasa Inggris. Info lebih lanjut.
  • Penumpang mungkin harus menjalani tes COVID-19 pada saat kedatangan dan melakukan isolasi mandiri.
  • Penumpang telah menerima semua dosis vaksin COVID-19 yang diperlukan. Kombinasi dari salah satu vaksin yang tercantum dalam tabel di sini untuk mencapai seri vaksinasi lengkap telah disetujui.
    • Daftar vaksin yang disetujui, Pfizer-BionTech, Moderna/Spikevax, AstraZeneca/Vaxzevria, Janssen, Sinopharm, COVISHIELD,CoronaVac/Sinovac, COVAXIN, Nuvaxovid, COVOVAX.
  • Penumpang tidak perlu melakukan karantina saat tiba di Finlandia.

7. Inggris

  • Mulai 11 Februari, penumpang yang sudah divaksinasi lengkap tidak perlu lagi melakukan tes COVID-19 baik sebelum atau setelah tiba di Inggris. Info lebih lanjut bisa cek di sini.
  • Passenger Locator Form harus diisi 3 hari sebelum kedatangan di Inggris, baik masuk maupun transit.
    • Penumpang tidak perlu mengisi Passenger Locator Form jika memulai perjalanan ke Inggris di Ukraina atau Rusia.
  • Penumpang tidak perlu melakukan karantina setibanya di Inggris.
  • Penumpang yang belum melakukan vaksinasi atau hanya vaksinasi dosis pertama harus:
  • Sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa penumpang sudah divaksinasi penuh dengan Covaxin, Moderna, Janssen (single dose vaccine), Novavax (Nuvaxovid and Covovax), Oxford/AstraZeneca, Pfizer BioNTech, Sinopharm Beijing, Sinovac-CoronaVac setidaknya 14 hari sebelum kedatangan. Kombinasi vaksin diterima;
  • Penumpang yang belum divaksinasi lengkap, harus melakukan tes PCR yang sudah di pesan sebelumnya dalam waktu 2 hari setelah tiba di Inggris (hari kedatangan tidak dihitung, atau Day-0). Jika hasil tes positif, maka penumpang harus menjalani karantina mandiri. Info lebih lanjut.
  • Penumpang berusia kurang dari 17 tahun tidak perlu:
    • melakukan tes COVID-19, dan
    • menjalani karantina setibanya di Inggris. Info lebih lengkap bisa kamu cek di sini.

8. Prancis

  • Prancis terbuka untuk wisatawan yang sudah divaksinasi dari negara mana pun (termasuk Indonesia dalam daftar hijau). Info lebih lanjut di sini.
  • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 dan pendamping anak-anak di bawah 18 tahun. Sertifikat harus menyatakan bahwa mereka telah menerima:
    • Dosis vaksin pertama Janssen setidaknya 28 hari sebelum kedatangan, atau
    • Dosis vaksin kedua AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi setidaknya 7 hari sebelum kedatangan, atau
    • Dosis vaksin pertama AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi setidaknya 7 hari sebelum kedatangan dan bukti infeksi COVID-19 sebelumnya, atau
    • Dosis vaksin pertama Moderna (Spikevax) atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty) paling lambat 7 hari sebelum kedatangan dan bukti vaksinasi lengkap Sinopharm atau Sinovac.
  • Penumpang usia 12 tahun ke atas dari Indonesia dan negara-negara “green list” lainnya wajib menunjukkan:
    • Hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama; atau
    • Hasil Rapid Antigen COVID-19 negatif diambil paling lambat 2×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama; atau
    • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa:
      • Sudah divaksinasi dengan Janssen setidaknya 28 hari dan paling lama 270 hari (9 bulan) sebelum kedatangan; atau
      • Sudah divaksinasi penuh dengan AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi setidaknya 7 hari dan paling lama 270 hari (9 bulan) sebelum kedatangan; atau
      • Sudah divaksinasi penuh dengan AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Fiocruz, Janssen, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty) atau R-Covi dan menerima dosis booster Moderna (Spikevax) atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty); atau
      • Sudah divaksinasi lengkap dengan Sinopharm dan Sinovac dan menerima dosis Moderna (Spikevax) atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty); atau
      • Menujukkan sertifikat pemulihan COVID-19 yang diterbitkan paling lambat 11 hari dan paling lama 6 bulan sebelum keberangkatan dari Indonesia dan beberapa negara lain. Informasi lebih lengkap cek di sini.
  • Penumpang harus melengkapi Formulir Pencari Penumpang Digital.
  • Penumpang mungkin harus menjalani tes COVID-19 pada saat kedatangan. Info lebih lanjut.
  • Penumpang dari Indonesia tidak perlu menjalani karantina setibanya di Prancis. Daftar pengecualian karantina.

9. Spanyol

  • Penumpang yang tiba di Spanyol melalui udara atau laut (feri), termasuk penumpang yang melakukan transit dan anak-anak di bawah 12 tahun:
    • Harus mengisi “Health Control Form” sebelum memulai perjalanan. Klik di sini untuk perjalanan dengan pesawat atau melalui aplikasi Spain Travel Health di Android atau iOS. Jika datang dengan feri, klik di sini.
    • Setelah mengisinya formulir, kamu akan mendapatkan kode QR yang harus ditunjukkan saat boarding maupun saat tiba di Spanyol.
    • Penumpang yang tiba dari negara/wilayah yang dianggap tidak berisiko, akan mendapatkan FAST CONTROL QR code yang akan mempercepat pengecekan saat tiba di Spanyol.
  • Penumpang perlu memeriksa DAFTAR NEGARA UNI EROPA/ WILAYAH EKONOMI EROPA dan DAFTAR NEGARA KETIGA yang diterbitkan dan diperbarui oleh Kementerian Kesehatan untuk memeriksa:
    • Jika kamu berasal dari wilayah UE/EEA yang tidak terdaftar sebagai negara berisiko di atas, kamu tidak perlu melampirkan tes diagnostik, Sertifikat Vaksinasi, atau Sertifikat Pemulihan.
    • Jika kamu bepergian dari negara ketiga mana pun, kamu memerlukan Sertifikat Vaksinasi atau Sertifikat Pemulihan yang diakui oleh Kementerian Kesehatan.
      • Sertifikat vaksinasi harus dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang dari negara asal. Setidaknya 14 hari setelah tanggal pemberian dosis akhir dari vaksinasi lengkap, selama dosis akhir vaksinasi tidak lebih dari 270 hari. Apabila sudah lebih dari 270 hari, sertifikat harus menunjukkan administrasi vaksinasi booster.
  • Vaksin yang diterima adalah, Pfizer/BioNTech, Moderna, AstraZeneca, Janssen / Johnson & Johnson, Sinopharm / BIBP, dan Sinovac.
  • Anak-anak berusia antara 12 dan 17 tahun:
    • Mereka yang bepergian dari negara-negara di luar Uni Eropa atau Area Schengen tidak perlu menunjukkan sertifikat vaksinasi. Menunjukkan sertifikat yang menunjukkan hasil negatif dari tes NAAT, RT-PCR atau tes serupa, yang dilakukan 3×24 jam sebelum kedatangan di Spanyol.
    • Anak-anak di bawah usia 12 tahun dibebaskan dari menunjukkan salah satu sertifikat yang diperlukan.
  • Akan ada pos pemeriksaan kontrol kesehatan di titik masuk pertama, yang mencakup pengukuran suhu, pemeriksaan dokumen, dan penilaian visual tentang kondisi kesehatan.
    • Jika diduga menderita COVID-19, atau penyakit lain apa pun yang mewakili risiko kesehatan masyarakat, kamu akan menjalani evaluasi medis, dan mungkin diminta untuk melakukan tes PCR/TMA/RT-LAMP.

10. Swiss

  • Swiss terbuka untuk pelancong dari negara-negara Uni Eropa dan Schengen, serta wisatawan yang telah divaksinasi, termasuk dari Indonesia. Info selengkapnya di sini.
  • Penumpang tidak perlu menunjukkan hasil tes negatif untuk masuk ke Swiss. Cek di sini untuk informasi lebih lanjut.
  • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa telah divaksinasi lengkap paling lama 270 hari (9 bulan) sebelum kedatangan.
    • Vaksin yang diterima adalah AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Janssen, Moderna (Spikevax), Novavx, Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm dan Sinovac
  • Rincian kontak elektronik yang harus diisi di sini atau formulir Contact Tracing Card.
  • Penumpang wajib menjalani tes PCR kedua atau tes Rapid Antigen di antara hari ke-4 dan ke-7 setelah masuk. Serta wajib untuk memberi tahu otoritas wilayah tentang hasil tes kedua dan mengirimkan nomor formulir masuk.
  • Penumpang tidak perlu dikarantina saat tiba di Swiss.

11. Turki

  • Penumpang berusia 6 tahun ke atas harus melampirkan surat keterangan medis hasil tes PCR negatif COVID-19, paling lambat 3×24 jam sebelum kedatangan, atau tes Rapid Antigen 2×24 jam sebelum kedatangan.
    • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang telah divaksin penuh setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
    • Penumpang dengan sertifikat sembuh dari COVID-19 paling lambat 6 bulan sebelum kedatangan.
  • Penumpang harus melengkapi Formulir Masuk Wisatawan dan diserahkan paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan, dan ditunjukkan pada saat check-in kedatangan (tidak berlaku untuk penumpang di bawah 6 tahun).

12. Amerika Serikat

  • Penumpang yang masuk atau transit melalui Amerika Serikat harus memiliki tes COVID-19 negatif yang diambil paling lambat 1×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama. Tes yang diterima adalah: Rapid Antigen, NAAT, RT-LAMP, RT-PCR atau TMA.
    • Anak di bawah 2 tahun tidak perlu tes.
    • Penumpang akan diminta untuk mengkonfirmasi dalam bentuk surat keterangan bahwa informasi yang diberikan adalah benar.
  • Penumpang yang masuk atau transit melalui Amerika Serikat harus memiliki sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa telah divaksinasi lengkap setidaknya 15 hari (hari vaksinasi + 14 hari) sebelum kedatangan.
    • Rincian penumpang berupa nama dan tanggal lahir dalam sertifikat harus sesuai dengan yang tercantum dalam paspor/dokumen perjalanan.
    • Vaksin yang diterima adalah, AstraZeneca (SK Bioscience), AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Covovax, Janssen, Moderna (Spikevax), Nuvaxovid (Novavax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm (BIBP) dan Sinovac. Kombinasi dari vaksin ini diterima jika diberikan setidaknya 17 hari terpisah. Selengkapnya.
  • Semua penumpang wajib memberikan informasi kontak kepada maskapai penerbangan sebelum melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. Informasi selengkapnya di sini.
  • Penumpang yang belum divaksinasi lengkap, namun diizinkan untuk melakukan perjalanan ke Amerika Serikat, maka diminta untuk menjalani:
    • Tes COVID-19 di hari ke-3 dan ke-5 hari setelah kedatangan, kecuali jika memiliki dokumentasi telah pulih dari COVID-19 dalam 90 hari terakhir.
    • Menjalani karantina mandiri selama 7 hari di rumah atau di kamar hotel, kecuali jika memiliki dokumentasi telah pulih dari COVID-19 dalam 90 hari terakhir.
    • Isolasi mandiri jika hasil tes positif atau mengalami gejala COVID-19. Informasi lengkap cek di sini dan di sini.
    • Jika berniat untuk tinggal di Amerika Serikat selama 60 hari atau lebih, penumpang harus mendapatkan vaksinasi COVID-19 lengkap dalam waktu 60 hari setelah tiba di Amerika Serikat. Kecuali jika memiliki kontraindikasi medis atau terlalu muda untuk divaksinasi.
  • Untuk semua wisatawan wajib menjalani:
    • Tes COVID-19 di hari ke-3 dan ke-5 hari setelah kedatangan.
    • Penumpang dapat menemukan lokasi pengujian COVID-19 AS terdekat, cek di sini.
  • Formulir Passenger Disclosure & Attestation harus dilengkapi sebelum keberangkatan.
  • Penumpang dari Indonesia tidak perlu menjalani karantina setibanya di Amerika. Info lebih lanjut di sini.

13. Panama

  • Menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR, PCR, atau Antigen yang diambil maks. 3×24 jam sebelum keberangkatan. Hasil tes harus dalam bahasa Inggris atau Spanyol.
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan penumpang telah mendapatkan vaksin dosis penuh setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
  • Penumpang tanpa hasil negatif tes COVID-19 sesuai ketentuan di atas harus menjalani tes pada saat kedatangan dengan biaya sendiri.
    • Peraturan ini tidak berlaku bagi penumpang dengan Laissez-Passer, penumpang di bawah 12 tahun, dan penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 sesuai ketentuan yang disebutkan pada poin sebelumnya.
  • ‘Declaracion Jurada de Salud’ harus diisi dan ditunjukkan saat kedatangan.
  • Kamu mungkin dikenai karantina selama 3×24 jam
    • Tidak berlaku untuk penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan telah divaksinasi lengkap setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.

14. Uni Emirat Arab

  • Efektif mulai 26 Februari 2022, sistem Green List telah dihapus:
    • Penumpang tidak lagi perlu melakukan tes COVID-19 sebelum terbang ke Abu Dhabi apabila sudah divaksinasi lengkap.
    • Jika tidak divaksinasi lengkap, penumpang harus menunjukkan hasil tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 2×24 jam, atau
    • Menyertakan sertifikat pemulihan COVID-19. Sertifikat pemulihan harus bertanggal dalam waktu 30 hari sebelum keberangkatan dan memiliki kode QR.
    • Anak-anak di bawah 16 tahun dibebaskan dari aturan ini.
      • Abu Dhabi menerima vaksin yang disetujui oleh WHO dan MOHAP.
  • Sertifikat harus dalam bahasa Arab atau Inggris dan dikeluarkan oleh laboratorium yang disetujui atau laboratorium yang diakreditasi oleh negara keberangkatan.
    • Tidak berlaku untuk penumpang berusia di bawah 12 tahun dan penumpang penyandang disabilitas.
  • Penumpang akan menerima tes PCR gratis saat mendarat di Abu Dhabi.

15. Australia

  • Penumpang yang diizinkan masuk ke Australia adalah pemegang visa yang sudah divaksinasi lengkap. Termasuk turis, perjalanan bisnis, dan pengunjung lainnya. Informasi lengkap cek di sini.
    • Pemegang visa yang tidak divaksinasi masih memerlukan pengecualian perjalanan yang sah untuk memasuki Australia dan akan tunduk pada persyaratan karantina negara bagian dan teritori.
    • Warga negara dan penduduk tetap Australia serta keluarga dekat mereka.
  • Penumpang yang telah berada di Australia, Selandia Baru atau keduanya selama 14 hari penuh sebelum penerbangan mereka ke Australia;
  • Penumpang yang memiliki visa dan telah diberikan pengecualian sebelum keberangkatan; detailnya dapat ditemukan di sini.
  • Efektif 15 Desember 2021, pemegang visa yang memenuhi syarat yang telah divaksinasi lengkap dapat memasuki Australia tanpa pengecualian perjalanan. Kategori visa yang disetujui seperti pengungsi, pelajar, kru maritim, dan pekerja terampil (termasuk Indonesia) tercantum di sini & di sini.
  • Kunjungi situs Departemen Dalam Negeri Australia untuk informasi lebih lanjut terkait pengecualian pembatasan masuk.
  • Penumpang harus menunjukkan surat keterangan medis dengan hasil tes COVID-19 NAAT negatif yang diambil paling lama 3×24 jam atau tes Rapid Antigen negatif COVID-19 yang dilakukan paling lambat 1×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama. Ini tidak berlaku untuk:
    • Penumpang di bawah 5 tahun.
    • Penumpang dengan hasil tes PCR positif COVID-19, dan pelepasan medis dikeluarkan paling lambat 4 minggu sebelum keberangkatan yang menyatakan bahwa:
      • setidaknya sudah 14 hari sejak terinfeksi COVID-19; dan
      • sudah pulih 3×24 jam sejak demam dan gejala pernapasan; dan
    • Penumpang yang telah sembuh dari COVID-19 dan tidak menular. Selengkapnya di sini.
  • Penumpang harus memiliki sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa telah divaksinasi lengkap setidaknya 7 hari sebelum keberangkatan. Vaksin yang diterima adalah AstraZeneca (Vaxzevria), AstraZeneca (Covishield), Covaxin, Janssen, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTec (Comirnaty), Sinopharm (BIBP) (untuk penumpang di bawah 60 tahun saja), dan Sinovac.
  • Penumpang harus melengkapi Deklarasi Perjalanan Australia setidaknya 3×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Mulai 15 Februari, semua penumpang yang memasuki Australia melalui udara harus melengkapi Deklarasi Penumpang Digital (DPD) sebelum keberangkatan.
    • Penumpang dapat memulai DPD 7 hari sebelum penerbangan ke Australia. Namun DPD hanya bisa diselesaikan dalam waktu 3×24 jam sebelum keberangkatan sesuai persyaratan perjalanan (vaksin dan tes COVID).
    • Mulai 1 Maret, penumpang akan bisa menyelesaikan pengisian DPD dengan mengunduh aplikasi Digital Passenger Declaration di App Store atau Google Play. Informasi lebih lanjut di sini.
  • Aturan untuk kedatangan internasional ke New South Wales (Sydney). Penumpang harus masuk karantina hotel selama 14 hari jika:
    • belum sepenuhnya divaksinasi, atau
    • telah mengunjungi atau transit melalui negara yang menjadi perhatian dalam 14 hari sebelum kedatangan di NSW, terlepas dari status vaksinasi.
  • Penumpang tidak perlu memasuki karantina hotel jika telah divaksinasi lengkap dan tiba dari negara luar negeri yang bukan merupakan negara yang menjadi perhatian. Kamu harus:
    • isolasi mandiri (di rumah atau di akomodasi) selama 3×24 jam dan sampai hasil tes PCR negatif. Info selengkapnya di sini.
  • Saat transit melalui Australia selama 8 hingga 72 jam, penumpang akan menjalani karantina hingga penerbangan berikutnya.
  • Sebelum memasuki negara bagian Victoria, penumpang harus mengisi Victorian Quarantine Arrival Form sebelum keberangkatan. Kamu juga harus membayar biaya karantina sebesar AUD 3.000 (USD 2.319) untuk orang dewasa pertama, AUD 1.000 (USD 777) untuk setiap orang dewasa berikutnya, dan AUD 500 (USD 387) untuk anak-anak di atas tiga tahun.

Daftar Negara yang Masih Memberlakukan Karantina

1. Filipina

  • Penumpang dari Indonesia dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan telah divaksinasi lengkap setidaknya 15 hari sebelum kedatangan.
    • Sertifikat vaksinasi yang diterima adalah, VaxCertPH; atau
    • AstraZeneca (SK Bioscience), AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Covaxin, Covovax, Janssen, Moderna (Spikevax), Nuvaxovid (Novavax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm atau Sinovac.
  • Menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lama 2×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Penumpang dari Indonesia yang tidak memiliki sertifikat vaksinasi harus memiliki konfirmasi reservasi minimal 6 hari, di hotel yang disetujui oleh Tourism and Health Agency.
  • Tanggal tiket pulang tidak boleh lebih dari 30 hari dari tanggal kedatangan di Filipina.
  • Paspor yang berlaku minimal 6 bulan pada saat kedatangan
  • Asuransi perjalanan untuk perawatan COVID-19 pertanggungan minimal USD 35.000.
  • Penumpang dengan status vaksinasi lengkap terverifikasi dan dengan hasil tes RT-PCR negatif yang diambil dalam waktu 2×24 jam sebelum keberangkatan:
    • Harus menjalani tes RT-PCR pada hari ke-3 masa karantina.
  • Penumpang dengan status vaksinasi lengkap terverifikasi tetapi TANPA hasil tes RT-PCR negatif yang diambil dalam waktu 2×24 jam sebelum keberangkatan:
    • Harus menjalani tes RT-PCR pada hari ke-5 masa karantina.
  • Penumpang dengan status vaksinasi sebagian atau belum divaksinasi:
    • Harus menjalani tes RT-PCR pada hari ke-7 masa karantina.
  • Sebelum bepergian ke Cebu (CEB), kamu harus mendaftar paling lambat 5 hari sebelum keberangkatan di sini.
  • Sebelum bepergian ke Angeles city (CRK), Cebu (CEB), dan Manila (MNL), semua penumpang harus mendaftar ke BOQ One Health Pass (OHP), termasuk anak-anak, yang menyatakan informasi pribadi, status kesehatan, dan riwayat perjalanan. Ini merupakan proses pendaftaran 2 langkah:
    • Langkah 1: harus diselesaikan sebelum tanggal keberangkatan melalui tautan ini dan isi semua bidang yang diperlukan dengan lengkap dan simpan salinan nomor transaksi unik.
    • Langkah 2: harus diselesaikan di bandara, sebelum menaiki penerbangan ke Filipina: Wajib mengisi e-HDC di tautan ini dengan memasukkan nomor transaksi unik. Setelah melengkapi semua informasi, penumpang akan menerima kode QR unik yang harus ditunjukkan sebelum naik dan saat kedatangan.
  • Penumpang dengan visa 9(A) harus memiliki dokumen pengesahan yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri (DFA).
  • ‘Formulir Investigasi Kasus’ yang terisi lengkap untuk kemudian ditunjukkan pada saat kedatangan.
  • Aplikasi TRAZE yang diunduh dan di-install sebelum keberangkatan. Informasi lebih lengkap.

2. Kamboja

  • Mulai 15 November 2021, penumpang Indonesia diizinkan masuk ke Kamboja.
  • Sertifikat medis tercetak hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diterbitkan paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama. Sertifikat harus dalam bahasa Inggris dan memiliki stempel atau tanda tangan dokter.
  • Penumpang harus:
    • Memiliki polis asuransi yang dikeluarkan oleh “FORTE” dengan jaminan kesehatan minimal USD 50,000. Polis asuransi dapat diakses di sini.
    • Menyetor USD 2.000.- di bank yang ditunjuk pada saat kedatangan.
    • Ini tidak berlaku untuk:
      • warga negara Kamboja;
      • penumpang dengan visa diplomatik (Visa A) atau visa resmi (Visa B) yang dikeluarkan oleh Kamboja;
      • warga negara Kamboja dengan paspor asing dan izin masuk Visa K yang dikeluarkan oleh Kamboja;
      • penumpang yang melakukan perjalanan bisnis dengan “Aplikasi Validasi tentang Jaminan / Undangan Pembayaran ‘(VAPGI).
  • Penumpang harus menjalani pemeriksaan medis dan karantina selama 14 hari serta tes COVID-19 di hari ke-14 karantina.
  • Mulai 15 November 2021, Kamboja telah mencabut semua persyaratan karantina untuk wisatawan yang divaksinasi lengkap termasuk wisatawan Indonesia.

3. Laos

  • Penumpang wajib menginstal aplikasi LaoKYC di smartphone masing-masing.
  • Membawa formulir kesehatan yang lengkap dan jangan lupa untuk tunjukkan saat keberangkatan.
  • Wajib menjalani tes RT-PCR COVID-19 saat kedatangan serta pemeriksaan medis dan karantina selama 14 hari. Surat ‘Persetujuan Perjalanan’ harus ditandatangani sebelum keberangkatan.
  • Menyertakan bukti konfirmasi reservasi dari hotel selama di Laos.

4. Qatar

  • Penumpang melakukan pendaftaran di aplikasi Ehteraz minimal 3 hari sebelum kedatangan.
  • Penumpang harus melengkapi “Formulir Penyerahan dan Pengakuan” sebelum kedatangan.
  • Menunjukkan hasil medis tes PCR COVID-19 negatif diambil paling lama 3×24 jam sebelum kedatangan. Hasil tes harus dikeluarkan oleh pusat pengujian yang disetujui oleh pemerintah daerah.
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menyatakan telah divaksinasi penuh dengan AstraZeneca (Vaxzevria), Covishield, Janssen, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm, Sinovac atau Sputnik V, setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
  • Penumpang dapat menjalani tes Rapid Antigen COVID-19 pada saat kedatangan.
  • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa mereka divaksinasi lengkap dengan Sinopharm, Sinovac atau Sputnik V, setidaknya 14 hari sebelum kedatangan, harus memiliki:
    • tes antibodi serologi positif COVID-19 yang diambil sebelum keberangkatan; atau
    • sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menyatakan bahwa mereka juga menerima satu dosis vaksin Moderna (Spikevax) atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty) setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.

5. Sri Lanka

  • Penumpang harus menunjukkan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam, atau tes negatif Rapid Antigen 2×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi pertama.
    • Hasil tes harus dalam bahasa Inggris. Tidak berlaku untuk penumpang di bawah 2 tahun.
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menyatakan telah divaksinasi lengkap setidaknya 2 minggu sebelum keberangkatan, atau
  • Menunjukkan sertifikat pemulihan COVID-19 yang diterbitkan minimal 7 hari dan paling lama 6 bulan sebelum keberangkatan, dan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan sudah menerima dosis vaksin setidaknya 14 hari setelah tes positif dan setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.
  • Penumpang harus mengikuti tes PCR lain pada saat kedatangan
  • Penumpang harus memiliki asuransi perjalanan untuk menanggung biaya COVID-19, dengan pertanggungan minimal USD 50.000.
  • Formulir Pernyataan Kesehatan‘ yang telah diisi secara online dan harus ditunjukkan pada saat kedatangan.
  • Penumpang dengan tujuan wisata yang membawa sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan telah divaksinasi lengkap setidaknya 2 minggu sebelum keberangkatan dapat memperoleh Electronic Travel Authorization (ETA) pada saat kedatangan.
  • Informasi lebih lanjut dapat diakses di situs Sri Lanka Travel
  • Penumpang harus menjalani karantina selama 7 hari, detailnya dapat dilihat di sini atau di sini.
    • Tidak berlaku untuk penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 (dosis lengkap) setidaknya 2 minggu sebelum keberangkatan;
    • Penumpang yang positif saat 3 bulan sebelum keberangkatan harus memiliki surat keterangan vaksinasi COVID-19 yang menyatakan bahwa mereka menerima dosis vaksin paling lambat 14 hari setelah tes positif dan paling lambat 14 hari sebelum keberangkatan. Hasil tes dan sertifikat vaksinasi harus dalam bahasa Inggris.
      • Penumpang juga harus memiliki hasil tes PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam atau tes negatif antigen 2×24 jam sebelum keberangkatan.

6. Vietnam

  • Formulir Pernyataan Kesehatan harus diisi sebelum kedatangan.
  • Penumpang harus mengunduh aplikasi “PC-Covid” sebelum kedatangan.
  • Memiliki sertifikat vaksinasi (dalam bahasa Inggris) yang diakui oleh otoritas yang berwenang di Vietnam.
    • Dosis kedua atau dosis pertama harus diberikan setidaknya 14 hari dan tidak lebih dari 12 bulan sebelum masuk. Atau, tunjukkan sertifikat pemulihan COVID-19 yang dikeluarkan dalam waktu 6 bulan sebelum masuk.
  • Penumpang harus memiliki tes RT-LAMP atau RT-PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam sebelum kedatangan. Hasil tes harus dalam bahasa Inggris dan mencantumkan “negatif” atau “tidak terdeteksi”.
  • Memiliki asuransi kesehatan/perjalanan yang mencakup perawatan COVID-19 dengan pertanggungan minimal $50.000.
  • Penumpang harus menjalani tes cepat antigen COVID-19 pada saat kedatangan.
  • Berpartisipasi dalam paket tur dari agen perjalanan yang disetujui.
  • Mulai 1 Januari 2022, wisatawan internasional yang telah divaksinasi dan masuk ke Vietnam melalui kota-kota selain Hanoi, wajib menjalani karantina mandiri di rumah atau tempat akomodasi selama tiga hari.
  • Penumpang harus menjalani pemeriksaan medis dan karantina selama 7 hari.

7. Albania

  • Penumpang wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19, bahwa telah divaksin lengkap setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
  • Menyertakan surat keterangan medis hasil tes negatif Rapid Antigen, paling lambat 2×24 jam sebelum kedatangan. Atau hasil tes PCR negatif Covid-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam sebelum kedatangan.
  • Penumpang harus menunjukkan sertifikat pemulihan COVID-19 yang diterbitkan 6 bulan sebelum kedatangan.

8. Irlandia

  • Penumpang berusia di atas 12 tahun wajib menyertakan surat keterangan medis tes PCR COVID-19 negatif, sampel diambil paling lambat 3×24 jam sebelum kedatangan.
  • Menunjukkan tes RT-PCR positif COVID-19 yang dilakukan paling lambat 11 hari dan paling lama 180 hari sebelum kedatangan; atau
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dengan Pfizer-BioNTech (Comirnaty) 7 hari sebelum kedatangan,
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dengan Moderna atau Janssen setidaknya 14 hari sebelum kedatangan,
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap dengan AstraZeneca (Vaxzevria atau Covishield) setidaknya 15 hari sebelum kedatangan,
  • Sertifikat pemulihan COVID-19 yang dikeluarkan paling lambat 180 hari sebelum kedatangan.
  • Penumpang mungkin harus menjalani karantina mandiri hingga 14 hari. Ini tidak berlaku untuk penumpang dengan hasil tes PCR negatif COVID-19 atau sertifikat vaksinasi COVID-19.
  • Penumpang berusia 18 tahun ke atas harus mengisi formulir ini sebelum kedatangan.

9. Islandia

  • Pengunjung harus menunjukkan sertifikat vaksinasi lengkap COVID-19 setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
  • Menunjukkan hasil tes Antigen atau PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan. Hasil tes harus dalam bahasa Denmark, Inggris, Islandia, Norwegia, atau Swedia. Ini berlaku untuk penumpang berusia 16 tahun ke atas.
  • Mengisi Preregistration for visiting Iceland yang sudah diisi lengkap sebelum kedatangan.
  • Menjalani tes COVID-19 pada saat kedatangan. Info lebih lanjut bisa dilihat di situs resmi Pemerintah Islandia.

10. Jerman

  • Penumpang wajib menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang telah melakukan vaksinasi penuh dengan atau telah menerima dosis pertama AstraZeneca (Vaxzevria), Janssen, Moderna atau Pfizer-BioNTech (Comirnaty) setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan. Sertifikat harus dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, atau Spanyol.
  • Penumpang di bawah 12 tahun yang didampingi oleh orang tua dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 sebagaimana disebutkan di atas. Orang tua juga harus memiliki sertifikat pemulihan COVID-19 yang dikeluarkan setidaknya 6 bulan sebelum vaksin dosis pertama. Sertifikat harus dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, atau Spanyol. Mereka tidak boleh datang dari China (Republik Rakyat).
  • Melampirkan hasil tes PCR, RT-LAMP, atau TMA COVID-19, sampel diambil paling lambat 2×24 jam, atau Rapid Antigen yang diambil 2×24 jam sebelum kedatangan. Sertifikat dibuat dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Italia, atau Spanyol.
    • Penumpang dengan hasil tes PCR, RT-LAMP atau TMA positif COVID-19 dikeluarkan paling lambat 28 hari dan paling lama 6 bulan sebelum kedatangan.
  • Penumpang yang datang dari negara berisiko tinggi harus mendaftar di sini sebelum keberangkatan. Daftar negara berisiko tinggi lihat di sini.
  • Informasi tentang persyaratan lengkap sebelum memasuki Jerman dapat ditemukan di situs web Kantor Luar Negeri Federal.
  • Penumpang mungkin menjalani karantina selama 10 hingga 14 hari.

11. Liechtenstein

  • Penumpang harus menyertakan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19 maksimal 3×24 jam, atau hasil tes Rapid Antigen maksimal 2×24 jam.
  • Menyertakan sertifikat vaksinasi lengkap dengan vaksin resmi FDA atau vaksin yang disahkan oleh penggunaan darurat oleh WHO.
  • Penumpang diharuskan mengisi “Rincian Kontak Elektronik” atau “Contact Tracing Card”.

12. Macedonia Utara

  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 bahwa telah menerima vaksin lengkap setidaknya 15 hari sebelum keberangkatan, menggunakan AstraZeneca (Vaxzevria), Janssen, Moderna, Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinopharm, Sinovac atau Sputnik V.
  • Penumpang dengan sertifikat pemulihan COVID-19 dengan masa pemulihan paling lambat 45 hari sebelum keberangkatan.
  • Menunjukkan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19 yang dikeluarkan paling lambat 3×24 jam sebelum kedatangan, atau Rapid Antigen Test negatif COVID-19 dikeluarkan paling lambat 2×24 jam sebelum kedatangan.

13. Serbia

  • Penumpang harus menyertakan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19 yang diambil selambat-lambatnya 2×24 jam sebelum kedatangan.
  • Menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 dosis lengkap, sertifikat tersebut harus dikeluarkan oleh Armenia, Kroasia, Siprus, Ceko, Mesir, Georgia, Yunani, Hongaria, India, Lebanon, Moldova (Rep.), Maroko, Rumania, San Marino, Serbia, Slovakia, Slovenia, Tunisia, Turki atau Amerika Emirat Arab.

14. Slovenia

  • Penumpang yang ingin masuk ke Slovenia harus menyertakan hasil tes RT-PCR negatif COVID-19 setidaknya 3×24 jam sebelum keberangkatan. Atau hasil Rapid Antigen yang diambil maksimal 2×24 jam sebelum keberangkatan.
  • Penumpang harus menyertakan surat keterangan sudah divaksin dosis lengkap.
  • Wajib mengisi Digital Passenger Locator Form secara lengkap yang nantinya akan ditunjukkan pada saat kedatangan.
  • Penumpang mungkin akan melakukan karantina selama 10 hari.

15. Yunani

  • Penumpang harus melengkapi Passenger Locator Form selambat-lambatnya sehari sebelum kedatangan di Yunani. Email konfirmasi atau kode QR yang didapat dari formulir yang telah diisi harus ditunjukkan pada saat kedatangan.
    • Penumpang yang datang bersama keluarga dapat diterima dengan satu email konfirmasi bersama atau kode QR yang unik.
  • Penumpang berusia 12 tahun ke atas harus menunjukkan:
    • Hasil negatif tes Rapid Antigen yang diambil maks. 2×24 jam sebelum kedatangan. Atau hasil negatif tes PCR atau RT-PCR yang diambil maks. 3×24 jam sebelum kedatangan.
    • Sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa telah divaksinasi lengkap setidaknya 14 hari sebelum kedatangan.
    • Penumpang yang positif COVID-19 wajib membawa sertifikat pemulihan COVID-19 minimal 30 hari setelah dinyatakan positif. Sertifikat dianggap valid setidaknya selama 30 hari dan paling lama 180 hari setelah hasil positif awal. Atau hasil positif COVID-19 tes antigen, PCR, atau RT-PCR yang diterbitkan setidaknya 30 hari sampai 180 hari sebelum kedatangan.
    • Semua dokumen harus dalam bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Yunani, Italia, Spanyol, atau Rusia, dan nama penumpang harus sama dengan nama di paspor. Info lebih lanjut.
  • Penumpang mungkin menjalani rapid tes COVID-19 saat kedatangan.

16. Kanada

  • Penumpang dengan sertifikat vaksin COVID-19 lengkap setidaknya 14 hari sebelum kedatangan dan sudah diunggah di ArriveCAN diizinkan memasuki Kanada. Vaksin yang diterima adalah AstraZeneca (Covishield), AstraZeneca (SK Bioscience), AstraZeneca (Vaxzevria), Janssen, Moderna atau Pfizer-BioNTech. Kombinasi vaksin diterima.
  • Penumpang hanya diizinkan mendarat di Bandara Calgary (YYC), Edmonton (YEG), Halifax (YHZ), Montreal (YUL), Ottawa (YOW), Quebec (YQB), Toronto Pearson (YYZ), Toronto Billy Bishop (YTZ), Vancouver (YVR) or Winnipeg (YWG).
  • Melampirkan surat keterangan hasil tes PCR, RT-PCR, NAAT, atau RT-LAMP negatif COVID-19 yang diambil selambat-lambatnya 3×24 jam sebelum keberangkatan. info lebih lanjut.
    • Peraturan ini tidak berlaku untuk penumpang di bawah 5 tahun.
  • Penumpang harus mengikuti tes molekuler COVID-19 di hari ke 1 dan 8 setelah kedatangan. Tes ini tidak berlaku untuk penumpang dengan sertifikat vaksin COVID-19 yang sudah divaksin 14 hari sebelum kedatangan.

17. Meksiko

18. Mauritius

  • Penumpang harus memiliki tes PCR negatif COVID-19 yang diambil paling lambat 3×24 jam sebelum keberangkatan dari titik embarkasi terakhir.
  • Penumpang dengan sertifikat vaksinasi COVID-19 yang menunjukkan bahwa mereka telah divaksin lengkap setidaknya 14 hari sebelum kedatangan. Vaksin yang diterima adalah AstraZeneca (Vaxzevria), Covaxin, Covishield, Moderna (Spikevax), Pfizer-BioNTech (Comirnaty), Sinovac, Sinopharm atau Sputnik V.
  • Penumpang yang sudah melakukan vaksin lengkap menggunakan Janssen, setidaknya 28 hari sebelum keberangkatan.
  • Penumpang harus memiliki reservasi akomodasi yang dikonfirmasi dan dipesan selama 14 hari di sini.
  • Penumpang harus mengikuti tes PCR pada saat kedatangan.

Jangan lupa perhatikan aturan dan regulasi tiap negara ya. Persiapkan juga dokumen dengan lengkap sebelum kamu pergi! Dan tentu saja kamu harus tetap menjaga protokol kesehatan agar terhindar dari virus corona saat kamu sedang liburan. Liburan aman dan menyenangkan.

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *