Home / Event / Festival Bekudo Bono 2017, Berselancar di Sungai Kampar

Festival Bekudo Bono 2017, Berselancar di Sungai Kampar

Festival Bekudo Bono 2017, Berselancar di Sungai Kampar
Festival Bekudo Bono 2017, Berselancar di Sungai Kampar
Rate me? =)
Festival Bekudo Bono 2017
Sumber: grandtjokrohotelindonesia.wordpress.com

Berselancar (surfing) merupakan salah satu hobi yang menyenangkan dan dapat memicu adrenaline. Pasalnya, peselancar yang menyukai olah raga air ini akan berhadapan dengan ombak-ombak besar yang sangat dahsyat. Unik nya, peselancar lebih menyukai gelombang ombak yang tinggi dan bervariasi meskipun berhadapan dengan risiko yang sangat fatal. Ketika berhasil menakhlukkan sang ombak akan memberikan kesenangan tersendiri bagi peselancar. Untuk dapat menikmati hobi surfing, sobat tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Sebagai Negara Kepulauan, Indonesia memiliki banyak sekali destinasi wisata air yang telah dikenal dunia. Salah satunya terdapat di Provinsi Riau yang biasa dikenal dengan Festival Bekudo Bono.

Perlu sobat ketahui bahwa secara geografis, Bono terdapat di dua lokasi yaitu yang pertama di Kabupaten Pelalawan tepatnya di Muara (Kuala) Sungai Kampar dan yang ke dua di Kabupaten Rokan Hilir yaitu di Muara (Kuala) Sungai Rokan. Bono yang terdapat di Muara Sungai Kampar dijuluki sebagai Bono Jantan karena ukurannya yang lebih besar. Sedangkan Bono yang terletak di Muara Sungai Rokan disebut sebagai Bono Betina karena ukurannya yang lebih kecil.

Dilihat dari ukurannya, berselancar di Bono Jantan (Muara Sungai Kampar) tentu lebih menyenangkan karena ukurannya yang lebih besar sehingga terdapat ombak-ombak yang besar pula. Asumsi tersebut ternyata benar adanya, karena hanya di Bono Jantan (Muara Sungai Kampar) lah sobat akan menemukan Bono berjumlah tujuh ekor yang bentuknya menyerupai kuda yang sering dikenal sebagai gelombang tujuh hantu (seven ghost) dan masyarakat setempat menyebutnya sebagai induk Bono. Dengan demikian Bono telah dikenal dunia bahkan keunikan berselancar di gelombang sungai ini hanya terdapat di dua lokasi yaitu di Muara Kampar Riau dan di Sungai Amazon Brazil.

Festival Bekudo Bono 2017 Sungai Kampar
Festival Bekudo Bono 2017 – Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

Gelombang Bono (tidal bore) terjadi atas pertemuan arus pasang air sungai dan air laut pada waktu bersamaan lalu terjadi penyempitan pada sebuah pulau muda yang berada di tengah Muara Sungai Kampar. Seven Ghost mampu mencapai ketinggian 6-10 meter dengan durasi tempuh sekitar 30 sampai 40 kilometer. Gelombang ini berawal dari Pulau Muda sampai Teluk Binjai di Muara Sungai Kampar dengan jarak tempuh sekitar 1.5 sampai 2 jam. Fenomena ini lah yang menarik minat peselancar mancanegara untuk berselancar di Bono.

Festival Bekudo Bono 2017 – Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

Keunikan gelombang Bono (seven ghost) memang telah mendunia. Bahkan perusahaan kelas dunia Rip Curl sempat melakukan ekspedisi di Seven Ghost ini pada Bulan Maret 2011 silam. Oleh karena itu, tak heran bila sejak itu hingga saat ini gelombang Bono di Muara Sungai Kampar terkenal dan sering dikunjungi peselancar nasional maupun mancanegara. Beberapa peselancar nasional yang terkenal pun sempat mencoba untuk menakhlukan seven ghost ini diantaranya Marlon Gerber, Varun Tanjung, Mick Curley, Zulkarnaen Tayeb, Endrik Epen, Iman Setiawan, dan Dedi Satriadin.

Festival Bekudo Bono 2017 Selancar
Sumber: travel.kompas.com

Festival Bekudo Bono pertama kali diadakan pada tahun 2013 dengan mengangkat tema 7 Days for 7 ghosts tepatnya pada 17-23 November 2013. Pada tahun selanjutnya festival Bekudo Bono rutin diadakan mendekati akhir tahun yaitu pada Bulan November. Akan tetapi, mengawali tahun 2017, jadwal Festival Bekudo Bono diadakan lebih awal yaitu pada Bulan Maret. Festival menakhlukkan seven ghost ini akan diadakan pada dua periode yaitu tanggal 12-16 Maret 2017 dan 27-31 Maret 2017 di Muara Sungai Kampar, Palalawan, Riau.

Pada tahun 2016, setidaknya 20 peselancar mancanegara berpartisipasi dalam Festival Bekudo Bono dan pada saat itu pulalah tercatat pemecahan rekor. Secara individual, James Cotton mampu menyelesaikan surfing dengan jarak tempuh mencapai 13.2 km selama 1.2 jam. Dengan demikian, Cotton telah berhasil mematahkan rekor Steve King (Inggris) yaitu 12.23 km. Selain itu, rekor surfing team juga berhasil dipecahkan oleh James Cotton with Seorang Pengacara, Roger Gamble with Zig Van Sluys yang berhasil mencatat jarak terjauh yaitu 37.2 km dengan waktu sekitar 1 jam 5 menit.

Festival Bekudo Bono 2017 Surfing
Festival Bekudo Bono 2017 – Sumber: grandtjokrohotelindonesia.wordpress.com

Bagaimana sobat, jangan menunda waktu lagi untuk menakhlukkan Seven Ghost asal Sungai Kampar ini. Dan jangan kalah dengan wisatawan mancanegara yang berhasil memecahkan rekor surfing di Tanah Air.

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *