Home / Event / Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba

Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba

Festival Pasola 2017
Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba
Rate me? =)

Apa sobat sudah tahu apa itu festival Pasola? Dari namanya saja, mungkin rata-rata masyarakat Indonesia Timur mengetahui festival ini. Ya, festival Pasola berasal dari Indonesia Bagian Timur, tepatnya di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Lalu apa uniknya festival khas Sumba ini? Sulit untuk dibayangkan, Pasola merupakan festival yang berhubungan dengan pertumpahan darah. Waah… Seperti apa festival khas Sumba ini? Mari kita ulas lebih dalam.

Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba
Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba – travel.detik

Pasola merupakan festival adat yang rutin diadakan di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Pasola berasal dari kata “Sola” atau “Hola” yang artinya lembing kayu yang dipakai untuk saling melempar dengan menunggangi kuda. Festival ini menunjukkan kegagahan pria Sumba dalam berperang menggunakan lembing sambil menunggangi kuda. Dengan demikian, tak heran bila festival ini disebut-sebut sebagai festival pertumpahan darah. Karena sobat akan disuguhkan dengan pertunjukan perang pria-pria yang menunggangi kuda dengan lembing sebagai senjata mematikan. Pesona festival Pasola tak dapat diragukan lagi. Karena saat ini Pasola telah dinobatkan sebagai salah satu atraksi budaya lokal terpopuler tahun 2016 menurut Most Pupular Cultural Atraction (Anugerah Pesona Indonesia 2016).

Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba
Melempar Lembing Dari Atas Kuda Saat Festival Pasola – travel.detik

Sekilas terlihat bahwa penunggang kuda hitam akan menghabisi nyawa penunggang kuda putih. Namun sobat tak perlu khawatir, sejatinya Pasola bukan tradisi perang dalam arti yang sebenarnya, tetapi dapat dikatakan sebagai permainan yang menunjukkan filosofi budaya dan ditampilkan dengan kemeriahan tanpa merenggut korban nyawa. Korban nyawa dalam artian bahwa lembing yang digunakan bukanlah lembing runcing, melainkan ujung lembing yang berukuran 1,5 cm tersebut dibuat tumpul sehingga pemain tidak akan terluka. Selain itu, kuda yang digunakan pemain dalam festival Pasola ini merupakan jenis Sandelwood yaitu kuda kokoh, gesit, lincah, dan tangguh yang berasal dari Pulau Sumba. Kuda ini mampu membawa pemain berlari dengan cepat dan gesit. Terlebih lagi para pemain dalam festival Pasola merupakan pemuda Sumba yang telah terlatih dalam menunggangi kuda serta melempar lembing sehingga festival semakin terlihat meriah.

Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba
Keseruan Perang Lembing Festival Pasola Sumba – olandlapatau.blogspot.co.id

Sebagai bagian dari serangkaian upacara adat, Pasola erat hubungannya dengan masyarakat Sumba yang menganut agama asli yang biasa disebut dengan Marapu. Festival adat ini dilakukan setiap tahunnya dan biasanya pada bulan Februari atau Maret untuk memohon restu para dewa agar panen pada tahun yang bersangkutan berbuah manis.

Dalam pegelarannya, Pasola dilakukan oleh 2 tim yang mana setiap tim terdiri dari 100 pemuda berkuda yang dilengkapi dengan lembing tumpul sebagai senjata. Para penunggang kuda pada kedua tim akan saling berperang dan memacu kudanya dengan kecang lalu melemparkan lembing ke arah lawan hingga terjatuh. Apabila salah satu pemain terjatuh, maka akan langsung dianggap gugur. Tim pemenang adalah tim yang memiliki lebih banyak anggota yang masih bertahan.

Festival Pasola 2017, Perang Lembing Berkuda Khas Sumba
Ayo Datang Ke Festival Pasola 2017, Sumba – Indonesia.Travel

Untuk mengumpulkan 200 orang sebagai pemain dalam Pasola tidaklah sulit karena dua pertiga penduduk Sumba merupakan pemeluk agama Marapu. Pasola merupakan puncak dari seluruh kegiatan dalam rangka pesta nyale di Sumba.

Ditahun 2017 ini, Masyarkat Pulau Sumba NTT kembali menggelar festival Pasola tepatnya pada tanggal 18-21 Februari dan 17-20 Maret. Selain pegelaran festival Pasola, Pulau Sumba juga memiliki kekayaan alam nan indah diantaranya pantai berpasir putih dan lautan luas nan indah. Bagaimana sobat, apakah masih ragu-ragu untuk mengunjungi festival Pasola Khas Sumba?

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *