Home / Tips & Trick / Apakah Aman Traveling Saat Pandemi? Tergantung

Apakah Aman Traveling Saat Pandemi? Tergantung

Apakah Aman Traveling Saat Pandemi New Normal
Apakah Aman Traveling Saat Pandemi? Tergantung
4 (80%) 1 vote

MESKIPUN MASI ADA PEMBATASAN dibeberapa tempat, Orang-orang yang sudah “terkunci” selama berbulan-bulan ingin meregangkan kaki mereka, melihat sesuatu selain layar monitor dan handphone, dan meningkatkan ekonomi. Tapi bagaimana Anda dapat Traveling Saat Pandemi dengan Aman? Potensi bertemu orang-orang dan terpapar COVID-19? Apakah pesawat benar-benar dapat membuat COVID-19 melonjak? Apakah memungkinkan mengunjungi tempat wisata saat pandemi? Dan jika Anda memilih perjalanan darat yang tampaknya lebih aman, dapatkah Anda berhenti untuk menggunakan toilet umum?

Tips Traveling New Normal

Tips Traveling Saat Pandemi & New Normal

Seperti yang baru-baru ini dilaporkan, perencanaan perjalanan baik untuk kesehatan mental Anda. Mengetahui lebih banyak tentang risiko COVID-19 yang nyata dapat membantu Anda merasa lebih baik. Berikut Tips Aman Traveling Saat Pandemi :

  • Naik pesawat?
    Tantangan : Berada dalam satu tempat dengan banyak orang
    Praktik terbaik : Data sampai saat ini hanya menunjukkan kejadian penularan dalam penerbangan sangat langka. Kualitas udara di pesawat terbang sebenarnya benar-benar baik. Udara bersih disirkulasikan melewati filter HEPA dan diwajibakan menggunakan masker saat penerbangan berlangsung. Beberapa maskapai melakukan uji COVID-19 sebelum melakukan penerbangan.
  • Pergi ke Taman Nasional?
    Tantangan : Kerumunan orang di ruang terbuka
    Praktik terbaik : Ada banyak manfaat kesehatan untuk berada di alam terbukan, risiko tertular rendah dan dapat dikelola. Kuncinya adalah menjaga jarak 2 meter dan selalu menggunakan masker. Hindari kegiatan kelompok yang melibatkan kontak dekat dan mempraktikkan social distancing. Jangan lupa hand sanitizer dan disinfectant.
  • Menginap di Pondok tepi laut?
    Tantangan : Menilai keamanan pantai dan kebersihan kamar
    Praktik terbaik : Seperti perjalanan ke taman nasional, liburan di tepi laut sangat bagus jika Anda dapat menjauh dari orang lain dan mematuhi aturan penutupan pantai. Tidak ada bukti bahwa Anda dapat tertular COVID-19 dari air. Ingatlah untuk membawa dua sahabat pantai terbaik Anda dan jangan lupa untuk membawa Sunblock, hand sanitizer dan disinfectant. Mengenai kamar yang Anda sewa, tanyakan apakah properti dibersihkan sesuai dengan pedoman kesehatan dari WHO.
  • Menginap di hotel?
    Tantangan : Social Distancing dan Percaya pada Housekeeping Hotel
    Praktik terbaik : Hotel yang memfasiltasi karyawan mereka dengan lebih baik, lebih mungkin untuk merawat Anda dengan lebih baik. Pilih Hotel yang menerapkan Protokol Kesehatan sesuai anjuran WHO. Carilah hotel yang telah memasang pembatas di bagian penerima tamu dan yang mengharuskan staf untuk mengenakan masker, atau di mana Anda dapat check-in online dan menggunakan ponsel Anda sebagai kunci kamar Anda. Hindari lift yang penu, dan layanan kamar mungkin lebih aman daripada restoran. Berenanglah jika kolam renang tidak ramai dan, tentu saja, cuci tangan Anda ketika Anda tiba di kamar Anda dan lagi sebelum Anda pergi.
  • Menggunakan toilet umum?
    Tantangan : Toilet Umum merupakan tempat yang sangat sibuk
    Praktik terbaik : Asumsikan toilet umum tidak didesinfeksi dengan benar dan memperlakukan permukaan seolah-olah mereka memiliki virus hidup pada mereka. Ketika Anda melakukannya, pilih satu tempat yang berventilasi baik, tetap gunakan masker dan jaga jarak dari orang lain. Kebersihan tangan yang baik adalah kunci setelah menggunakan kamar mandi umum. Jika tidak ada sabun, gunakan Hand Sanitizer.
  • Orang-orang yang tidak memakai masker?
    Tantangan : Tetap jaga jarak aman sambil menghormati batas orang lain
    Praktik terbaik : Untuk mengikuti semua protokol COVID-19, membutuhkan waktu untuk membiasakan diri. Sangat mudah untuk kembali ke kebiasaan pra-pandemi dalam situasi baru, ketika kita stres, dan ketika kita mencoba untuk bersantai dan bersenang-senang. Bersikap baik dan pengertian mungkin membantu meminimalkan stres. Memberikan contoh yang baik adalah cara terbaik untuk mendorong orang lain.
  • Ketahui dasar-dasar keselamatan
    Kita semua masih belajar tentang COVID-19. Tetapi satu hal yang pasti adalah penyebaran COVID-19 paling mudah dengan kontak dekat antara orang-orang. Ini berarti setiap kali Anda jauh dari rumah, hal yang paling penting yang dapat Anda lakukan adalah menjaga jarak dari orang-orang yang tidak Tinggal bersama Anda dan tetap menggunakan masker. Langkah-langkah pencegahan utama lainnya, mencuci tangan dengan baik, menghindari menyentuh wajah Anda, batuk dan bersin ke siku Anda, mendisinfeksi barang-barang yang sering disentuh seperti ponsel Anda, dan tinggal di rumah jika Anda sakit.

Selama pandemi, pergi ke supermarket apalagi bepergian ke kota atau negara lain—memerlukan protokol baru. Ikuti kebijakan tentang pembatasan lockdown dan karantina wajib, baik di rumah maupun di tujuan yang Anda rencanakan. Periksa situasi pribadi Anda, dan periksa aturan karantina pasca perjalanan agar traveling Saat Pandemi tetap aman. Anda tidak ingin membawa virus dari tempat Anda bewisata maupun dari komunitas Anda. Ketika memutuskan ke mana harus pergi dan bagaimana Anda akan sampai di sana, meneliti betapa mudahnya untuk menjauh dari orang lain. Secara umum, mengemudi akan lebih aman daripada terbang secara komersial dari sudut pandang infeksi karena Anda dapat mengontrol bagaimana Anda mencapai tujuan Anda.

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *