Home / Tempat Wisata / Wisata Bukit Jaddih Madura yang Instagrammable Banget

Wisata Bukit Jaddih Madura yang Instagrammable Banget

Wisata Bukit Jaddih Bangkalan Madura
Wisata Bukit Jaddih Madura yang Instagrammable Banget
Rate me? =)

Madura tak hanya identik dengan Sate Madura, Bebek Sinjay, dan rongsokan besi tua saja. Kota ini memiliki objek wisata yang tak kalah keren dengan yang lainnya, yakni wisata Bukit Jaddih. Bukit ini merupakan bukit kapur yang lagi hits di kalangan traveler.

Wisata Bukit Jaddih Madura yang Instagrammable Banget
Tempat Wisata Bukit Jaddih Madura – (gilangramadani.wordpress.com)

Sebelum ramai dikunjungi oleh wisatawan, dulunya Bukit Jaddih merupakan sebuah penambangan batu kapur putih. Kok, sekarang Bukit Jaddih populer sekali? Tentu saja, karena bukit ini memiliki pesona alam yang mampu menyegarkan mata. Di antaranya adalah gua-gua putih serta kolam yang dinamakan Danau Biru.

Wisata Bukit Jaddih Madura
Cantiknya pesona Danau Biru di tengah-tengah Wisata Bukit Jaddih, berwarna campuran hijau tosca yang sering dijadikan spot foto – (blog.reservasi.com)

Untuk menikmati keindahan Bukit Jaddih yang berjarak 10 kilometer dari Kabupaten Bangkalan, setiap pengunjung dikenakan biaya Rp 2 ribu untuk sepeda motor dan Rp 5 ribu untuk mobil. Aktivitas penambangan batu kapur sendiri masih berjalan meski pengujung ramai berdatangan. Kebanyakan traveler mengunjungi Bukit Jaddih di akhir pekan, karena pekerja tambang sedang libur sehingga pengunjung lebih leluasa untuk mengeksplorasi.

Berkat hasil galian bekas penambangan kapur, ceruk-ceruk sedalam 10 meter kemudian mengeluarkan genangan atau mata air. Uniknya, warna air genangan itu berwarna hijau tosca kebiruan yang nampak begitu cantik dan tenar sebagai spot foto. Tak ayal Danau Biru ini menjadi Instagrammable banget, terbukti dari puluhan ribu postingan dengan hashtag #BukitJaddih di Instagram.

 

Wisata Bukit Jaddih Bangkalan Madura
Berkeliling Danau Biru dengan menyewa kapal rakit dari bambu – (Instagram.com @christikalesaran)

Kamu bisa menyewa kapal kecil atau rakit dari bambu yang disewakan warga setempat untuk berkeliling. Belum ada harga pasti untuk biaya sewa yang dikenakan, kamu hanya perlu membayar uang seikhlasnya atau sekitar Rp 5 ribu per orang. Namun di Danau Biru ini kamu tidak diperbolehkan berenang atau menceburkan diri ke dalamnya. Jika ingin berenang, disediakan kolam renang tersendiri bernama “Aeng Goweh Pote” atau Goa Potte, yang artinya air goa putih. Cukup merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu saja per orangnya.

Selain kolam birunya, di sekeliling bukit ini menyuguhkan view keren tebing-tebing kapur dari bongkahan disertai guratan elok berukuran cukup besar. Pola tersebut dibentuk dari hasil pahatan para penambang yang mengais rezeki di bukit ini selama bertahun-tahun. Patahan-patahan yang eksotis dan artistik di setiap sudutnya mampu memuaskan hasrat memotret kamu hingga matahari terbenam. Tak sampai di situ, wisata Bukit Jaddih Madura juga memiliki gua-gua kecil sisa penambangan. Namun jika ingin masuk ke dalamnya, kamu harus ekstra hati-hati karena rawan runtuh.

Wisata Bukit Jaddih Jawa Timur
Tebing-tebing kapur yang artistik, hasil pahatan para penambang – (tripadvisor.com)

Jika berkunjung ke Bukit Jaddih, kamu bisa melihat keindahan kota Madura secara keseluruhan dari puncak bukit. Apalagi jika bersama sang kekasih, cocok untuk bersantai berdua sambil menikmati hamparan bukit hijau yang luas. Untuk rute menuju tempat wisata ini, kamu bisa menggunakan sepeda motor atau mobil. Jika menggunakan sepeda motor, kamu bisa melewati Jembatan Nasional Suramadu lalu mengambil jalur alternatif melalui Jl. Sabang. Sedangkan untuk mobil, kamu harus memutar arah melalui bangkalan kota sampai menemukan pertigaan Desa Jaddih, kemudian ambil arah kanan.

Di balik keindahannya yang fotogenik, kamu dituntut untuk berhati-hati selama berkunjung ke daerah ini. Pasalnya sampai saat ini, tempat wisata Bukit Jaddih Madura masih dijadikan lokasi penambangan aktif. Sehingga kemungkinan terjadinya longsor masih berpotensi sangat besar. Tak hanya itu, di kawasan tebingnya terdapat sejumlah alat-alat berat sampai truk besar berlalu-lalang yang digunakan untuk mengangkut material kapur.

 

Pemandangan Bukit Jaddih Madura
Menikmati keseluruhan pemandangan kota Madura dari puncak Bukit Jaddih – (gadisberbingkai.blogspot.com)

Oleh karena itu, waktu terbaik untuk mengunjungi Bukit Jaddih adalah pagi dan sore hari. Jika berkunjung pada siang hari sebaiknya memakai topi, kacamata hitam, serta sunblock karena sengatan terik mataharinya cukup ganas. Jika tak membawa pelindung tubuh, kamu bisa menyewa payung di tempat yang tersedia. Sebaiknya membawa bekal dan minuman sendiri, karena penjual makanan di sana masih sangat jarang.

Penasaran dengan paras cantiknya tempat wisata Bukit Jaddih Madura? Tunggu apalagi, dijamin perjalanan yang panjang menuju penambangan kapur ini tidak akan membuatmu menyesal!

Yuk di-Share :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *