Home / Tempat Wisata / Wisata Sabang Aceh Pulau Weh Yang Memikat Hati

Wisata Sabang Aceh Pulau Weh Yang Memikat Hati

Wisata Sabang Aceh Pulau Weh Yang Memikat Hati
Wisata Sabang Aceh Pulau Weh Yang Memikat Hati
Rate me? =)

Banyak yang mengira jika Kota Sabang terpisah dengan Pulau Weh, namun rupanya kedua tempat ini masih menjadi satu daratan dengan pusat pemerintahan dan bandara terletak di Pulau Sabang Aceh. Pulau Weh sampai saat ini masih menjadi destinasi favorit dari wisatawan lokal maupun luar negeri. Panorama laut hijau kebiruan dan tebing yang terjal dapat Anda nikmati di Pulau Weh. Pulau Weh sendiri merupakan pulau terbesar dari lima pulau yang ada di Kota Sabang, Aceh, selain Pulau Klah, Rondo, Rubiah dan Seulako. Pulau vulkank kecil yang sempat menjadi bagian dari Pulau Sumatera ini merupakan tempat di mana titik nol kilometer Indonesia berada. Pulo We, demikian warga setempat memanggilnya, adalah lokasi strategis yang punya peranan penting dalam sejarah kemaritiman dunia. Jika Anda berkunjung ke Kota Sabang aceh jangan lupa untuk berwisata kuliner di Pasar Sabang yang terletak di pusat Kota Sabang.

Pulau Sabang Aceh Pulau Weh
via hipwee.com

Wujud dari Pasar Sabang Aceh ini sendiri seperti layaknya pasar tradisional di pagi hari, di mana para pedagang dadakan seperti sayur, daging dan kebutuhan masak berkumpul menjadi satu menjajakan dagangannya. Selain penjual dadakan, terdapat toko-toko kelontong yang mayoritas dimiliki oleh etnis Tionghoa. Sedangkan penjual dadakan selalu di-dominasi oleh warga tulen Pulau Sabang. Di antara jajaran toko kelontong tersebut, terdapat pedagang kaki lima yang berjualan di toko yang berseberangan dengan Kantor Pos Indonesia dan menjual Mie Aceh sekaligus Kopi Saring yang mantap. Di depan Toko Solo itu, pedagang kaki lima tersebut menjual Mie Aceh yang rasanya pas di lidah, gurih dan kaya akan rasa rempah. Lalu Kopi Saringnya pun pekat, tidak membuat perut kembung. Rasa kopinya yang kuat seperti semi-espresso membuat Anda pecinta kopi akan ketagihan menegaknya.

Pulau Sabang Aceh Kopi Aceh
via cnnindonesia.com

Setelah mengisi perut, Anda bisa mulai mengeksplorasi wisata di Pulau Weh yang menjadi satu dengan Sabang ini. Ada Pantai Iboih yang berjarak 50 km dari Pelabuhan Balohan. Pantai ini cukup dikenal banyak wisatawan lokal maupun internasional ketika berkunjung ke Sabang Aceh. Di pantai ini, Anda dapat menikmati pesona pantai dari atas perahu mesin yang disewakan. Selain itu, bagi Anda pecinta snorkeling dan diving saatnya bersenang-senang menikmati kesegaran air pantai. Karena Sabang adalah bagian dari Aceh yang mayoritas penduduknya adalah muslim, terdapat beberapa peraturan yang harus ditaati seperti larangan untuk mengenakan bikini dan pakaian renang. Lalu pada hari Kamis & Jum’at, pengunjung tidak diperbolehkan untuk ke Pantai Iboih.

Pulau Iboih Pulau Sabang Aceh
via pedomanwisata.com

Selain Pantai Iboih, ada juga Danau Aneuk Laot atau sering disebut sebagai Danau Air Tawar. Berlokasi di Kelurahan Aneuk Laot, danau ini memiliki arti yakni anak laut. Nama danau ini diberikan karena Kota Sabang Aceh dikelilingi oleh laut dan danau ini selalu mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat setempat. Jika Anda berkunjung di siang hari, jangan khawatir kepanasan karena di sini udaranya sangat sejuk.

Danau Aneok Laot Pulau Sabang Aceh
via http://disbudpar.acehprov.go.id/

Wisatawan dapat melihat sunset laut Sabang Aceh yang berada tepat di samping danau. Pemandangan yang sangat indah juga akan muncul di malam hari, karena danau ini akan terlihat semakin cantik dengan lampu-lampu yang menyala. Asal lampu menyala itu adalah dari atas bukit Kota Sabang.

Pantai Anoi Itam Pulau Sabang Aceh
via magazine.job-like.com

Masih dengan wisata air di Pulau Sabang Aceh. Di sini ada Pantai Anoi Itam yang unik! Dalam bahasa Aceh, Anoi adalah pasir sedangkan Itam adalah hitam. Nah, sudah bisa memperkirakan kan apa yang unik di tempat ini? Ya, pasir di pantai ini berwarna hitam, berbeda dengan pantai pada umumnya. Pasir berwarna hitam ini kemungkinan besar berasal dari gunung berapi di Pulau Weh yang masih aktif. Walaupun begitu, hamparan pasir hitam ini tidak memiliki efek yang membahayakan jadi Anda tidak perlu khawatir.

Air Terjun Pria Laot Pulau Sabang Aceh
via KSMTour.com

Jika bosan dan tidak memikirkan ingin berkunjung ke pantai ataupun pulau, mari singgah ke salah satu objek yang masih tergolong baru di Pulau Weh. Bernama Air Terjun Pria Laot, objek wisata air terjung ini berlokasi di hulu Gunung Sarung Keris, tepatnya di bagian selatan Pulau Weh. Hijaunya pepohonan dan udara yang sejuk akan membius Anda jika tiba di tempat ini. Selain itu, di sini Anda juga dapat mendengar aneka kicauan burung dengan suara yang indah. Kalau Anda berencana berenang di air terjun ini, jangan kaget karena di air tejun ini masih terdapat ikan-ikan kecil. Jadi sembari berenang, Anda juga mendapatkan terapi pijat dari ikan. Bagaimana? Ingin mencoba wisata Sabang Aceh?

Pulau Rubiah Pulau Sabang Aceh
via dolandolen.com

Sekarang mari kita menuju wisata yang memiliki nilai sejarah, Pulau Rubiah. Nama pulau ini diambil karena terdapat sebuah makam dari tokoh masyarakat yang bernama Cut Nyak Rubiah. Konon katanya, di sekitaran makam Cut Nyak Rubiah terdapat pula banyak makam lainnya yang merupakan anak-anaknya. Meskipun begitu, Anda tidak perlu takut dengan keberadaan makam tersebut karena pulau ini menyajikan alam bawah laut yang indah. Terdapat kumpulan terumbu karang yang indah dan ikan-ikan hias kecil yang memukau.

Benteng Jepang Anoi Hitam Pulau Sabang Aceh
via electratour.com

Setelah puas dengan wisata air, Anda dapat mengujungi lokasi wisata alternatif seperti Benteng Jepang Anoi Itam. Benteng yang mempunyai nama Jepang Anoi Itam ini terletak di bagian timur Pulau Sabang Aceh, tepatnya bedampingan dengan pantai Anoi Itam. Dahulu, benteng ini merupakan tempat penyimpanan senjata bagi para pasukan Jepang. Walaupun benteng Jepang ini memiliki sejarah yang kelam di masa lalu, namun pemandangan alam di benteng ini sungguh indah dan memukau karena lokasinya yang berada di atas bukit.

Tugu Nol Kilometer Pulau Sabang Aceh
via wisataindonesia.com

Namun, jika Anda merupakan wisatawan yang baru pertama kali berjunjung ke Kota Sabang Aceh, maka tempat yang wajib dikunjungi adalah Tugu Nol Kilometer Indonesia. Jangan lupa berfoto di tugu ini lalu posting di media sosial sebagai bukti nasionalisme kita telah berkunjung ke salah satu ujung Negara Indonesia. Lokasi wisata ini berada di area Hutan Wisata Sabang, tepatnya di Desa Iboih Ujong Ba’u.

Pemandian Air Panas Keunekai Pulau Sabang Aceh
via sedangliburan.com

Nah, setelah lelah seharian berlibur mengelilingi Kota Sabang, maka saatnya memanjakan tubuh di Pemandian Air Panas Keuneukai. Di sini, Anda bisa berendam dan merasakan relaksasi tubuh dengan air panas yang berasal dari gunung berapi di Pulau Weh. Lokasi tempat ini berada di bagian selatan Pulau Weh, tepatnya di Gampong Keuneukai Kec. Sukajaya. Untuk menuju lokasi pemandian air panas ini tidak terlalu sulit karena sudah banyak rute angkutan umum di Kota Sabang yang bisa langsung menuju Pemandian Air Panas Keuneukai.

Sail Sabang 2017 Pulau Sabang Aceh
via serambiindonesia.com

Selain itu, Sabang juga baru saja mengadakan acara berstandar internasional yakni Sail Sabang yang diadakan pada 28 November – 5 Desember 2017. Acara Sail Sabang memberikan manfaat bagi Pulau Sabang Aceh untuk membuka peluang destinasi wisata bahari dunia. Dari kegiatan ini diharapkan mampu mempromosikan Sabang khususnya dan Aceh sebagai destinasi wisata favorit yang aman, nyaman dan menawan. Kegiatan ini diharapkan juga mendukung program Pemerintah yaitu mendatangkan 20 juta wisatawan ke Indonesia tahun 2019 sesuai target Kementerian Pariwisata RI. Selama Sail Sabang 2017, sejumlah rangkaian kegiatan akan mewarnai even itu, seperti parade kapal, Eksibisi Paramotor, Diving, festival kopi dan kuliner, lomba memancing, hingga pentas budaya.

Yuk di-Share :
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares
  •  
    2
    Shares
  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *